Sabtu, 01 Oktober 2011

Blocknote Manis Untuk Dian Aryani yang Manis

Dian Aryani yang manis,
kalau saja bisa, pasti blocknote manis ini sudah aku gunakan sendiri haha.



Semoga kertas pink dan jingga disitu menambah gairah menulismu.
Semoga merpati yang kau perjuangkan sampai mati disitu mengingatkanmu
tentang apa yang tak ingin kamu lupa.
Selamat menulis di buku Melukis Pelangi! :))

Blocknote Curhat Milik Sarah Karinda


Berisi empat warna kertas, merah, oranye, kuning, dan hijau.
Cover depan dan belakang bergambar Smurf cowok dan cewek.
Keduanya disambungkan oleh sepenggal lirik  lagu dari The Beatles.
"And in the end, the love you take is equal to the love you make".
Sarah, mau kuliah atau mau curhat sih? ;p




Selamat menulis di buku Melukis Pelangi.
Semoga apa yang diharapkan tercapai.
Sampai sesi curhat di kelas Sosiologi Kriminal lagi. :))

Blocknote For A Metal Head


Ah, i'am so deep in love with one of Dream Theater's lyric. 

"I'm learning all about my life
By looking through her eyes"
(Through Her Eyes)





Terimakasih telah membayar tepat waktu, Amri Novan. Sang metal head dan gadget setter. :))

Kamis, 29 September 2011

Pipit's


Desain cover sederhana. untuk Fitra Armela yang luar biasa.
Selamat menulis di buku Melukis Pelangi
Sukses semester 5! :)

Jumat, 23 September 2011

Candu.

Lalu,
Jika suatu hari kamu bertukar pandang dengannya.
Dengan dia yang hangat wajahnya.
Yang sendu namun selalu membuat rindu matanya.
Yang menghembuskan asap rokok tipis-tipis dari bibirnya.
Yang dihiasi jam tangan perak di pergelangan tangan kanannya.
Yang diam ketika ada keributan.
Yang harum dari semprotan parfum didadanya.

Pastikan dia adalah dirinya.
Yang begitu berbesar hati bersedia menghargai rasa.
Tanpa mengubah apapun dari dirinya.

Sakau aku dibuatnya.
Padahal susah sekali mendapatkan penawarnya.
Biarlah.
Sepertinya dia memang ditakdirkan untuk menjadi candu.
Dan kalau yang ditakdirkan untuk kecanduan itu aku.
Aku, kamu, dan dia.. Bisa apa?

Kamis, 22 September 2011

Last Night

Me    : "Answer me, why you used to be so cruel because you are so damn handsome?"
Him   : "It was just my fate"

Ah, last night was great. :))

Senin, 12 September 2011

Nanti.

Karena benar adanya,
abu-abu hanyalah gradasi imajiner atas ke-hitam dan putih-anku  sendiri.

Lewat 9 bulan.
Layaknya sebuah siklus kehamilan.
Apa yang telah kamu buahi, yang selama ini aku bawa kesana dan kemari.
Telah terlahir kini.
Semoga mendewasa dan baik dikemudian hari meski hanya dapat ditemui dimimpi.

Diam saja.
Biar nanti jarak yang menghidupi.
Biar nanti waktu yang menuntunnya berlari.

Menanti, dinanti, sengaja menanti, mencoba sabar menanti, atau apapun jenis nanti lainnya..
Aku akan mengerti.
Nanti.

Terimakasih telah menjadi satu-satunya alasan terlahirnya rasa.
Terimakasih telah menjadi biang atas segala rindu yang ada.

Senin, 29 Agustus 2011

Selamat Idul Fitri. Mohon Maafkan Astrini.

Sering jahat.
Sering sekenanya.
Sering iri.
Sering dengki.
Sering ngeselin.
Termasuk sering gombalin.

Terus kalo kaya gitu, masih bisa apa nih berkilah buat ga minta maaf?
Ke kamu, kamu, kamu, kamu, kamu, kamu kamu, banyak kamu disana.

Namun, buat apa hujan maaf membanjiri,
apabila tak satupun datangnya dari hati.


Cuma satu maaf namun dari bagian terdalam hatinya Astrini.
Buat kamu,
kamu,
kamu,
kamu,
kamu,
kamu,
kamu,
dan banyak kamu disana.

Selamat Idul Fitri.

Malam Lebaran

Setengah selo. Setengah produktif. Atau Seperempat produktif. Sisanya selo?
Haha.

Besok lebaran.
Masih saja jadi perdebatan.
Rabu atau Selasa.
31 atau 30?
Penting ga sih diributin?

Keributan apapun yang terjadi.
Siap engga siap besok harus tetap menatap.
Menatap dia yang bersinar kuning-kuning kemerahan.
Matahari Lebaran.

Selain foto-foto..


Dapat apa saja di bulan berkah?
Musibah?
Hikmah?
Ceramah?

Apapun itu, jangan kurang-kurang bersyukur.
Karena masih ada umur.